Sample Footer

Analisa Rasio Keuangan Untuk UKM

Posted by Sava' Ahmad ( Sang Tanah ) On Minggu, 09 Desember 2012 0 komentar


Terdapat beberapa cara untuk menganalisa sebuah usaha, apakah itu dari sisi profitabilitas, dari sisi kekuatan keuangan, analisa titik impas hingga analisa-analisa usaha yang terkait perkiraan masa datang. Salah satu model analisa yang mudah namun dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan baik untuk manajemen, pemegang saham maupun kriditur adalah analisa ration. Analisa ratio merupakan dasar untuk memahami dan menilai hasil operasi perusahaan. Pada umumnya berbagai rasio yang dihitung dapat dikelompokkan menjadi 4 tipe dasar:
1. Ratio Likuiditas, mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban financial jangka pendeknya. Ada 2 macam ratio likuiditas:
a. Current Ratio (aktiva Lancar dibagi hutang lancar). Merupakan suatu ukuran solvabilitas jangka pendek yang diterima umum.
Aktiva lancar meliputi kas, surat berharga, piutang dagang, dan persediaan. sedangkan hutang lancar terdiri dari hutang dagang, hutang wesel jangka pendek, hutang jangka panjang yang sudah jatuh tempo pada berjalan, pajak pendapatan yang ditangguhkan, dan biaya-biaya lain yang ditangguhkan
Rumus :

Aktiva Lancar
Hutang Lancar
b. Quick ratio, dihitung dengan mengurangkan persediain dari aktiva lancar dan membagi sisanya dengan hutang lancar
Rumus :

Aktiva Lancar – Persediaan
Hutang Lancar
2. Activity Ratio
Mengukur efektifitas perusahaan memanfaatkan sumber-sumbernya, meliputi :
a. Margin Laba Operasi
Ratio ini menunjukkan laba operasi dengan penjualan bersih
Rumus :
Laba Operasi
Penjualan Bersih
b. Total Asset Turnover
Penjualan dibagi total aktiva
Rumus :
Penjualan
Total Aktiva
c. The Fixed Asset Turnover
Penjualan dibagi aktiva tetap
Rumus :

Penjualan
Aktiva Tetap Bersih
d. Margin Laba Neto
Ratio ini menunjukkan hubungan antara laba bersih dengan penjualan Bersih
Rumus :

Laba Bersih
Penjualan Bersih
3. Leverage Ratio
Mengukur seberapa jauh perusahaan dibelanjai dengan hutang. Rasio ini dibagi 3 tipe :
a. Debt to Total Asset Ratio
Ratio Hutang dengan jumlah aktiva

Rumus:

Total Hutang

= Ratio Hutang
Total Aktiva
b. Debt to Equity Ratio
Ratio ini menunjukkan hubungan (dalam perbandingan) antara total hutang, baik jangka pendek maupun jangka panjang dengan modal sendiri.
Rumus :

Total Hutang

Modal Sendiri

c. Times – Interest - Earned Ratio
Pendapatan ratio sebelum bunga dan pajak dibagi dengan beban bunga

Rumus

Laba Sebelum Bunga dan Pajak

Beban Bunga
4. Profitability Ratio
Mengukur efektifitas keseluruhan manajemen sebagaimana yang ditunjukkan oleh hasil yang diperoleh atas penjualan dan investasi, meliputi :
a. Return on Total Assets
Perbandingan antara laba bersih dengan total aktiva. Mengukur tingkat pengembalian investasi total, (ROI)
Rumus :
Laba bersih setelah pajak
Return on Total assets = Total Aktiva
c. Return on Equity
Perbandingan antara laba setelah pajak dan modal sendiri
Rumus :
Laba Setelah Pajak
Return on Equity = Modal Sendiri

Semoga artikel Analisa Rasio Keuangan Untuk UKM bermanfaat bagi Anda.

Jika artikel ini bermanfaat,bagikan kepada rekan melalui:

Poskan Komentar

Tempat Belajar Usaha, Belajar Agama, dan Belajar Untuk Menjadi Lebih Baik